Nataru 2025, KAI Divre II Sumbar Layani 123.408 Penumpang, Kepercayaan Publik Terus Tumbuh


PADANG | Suasana libur Natal dan Tahun Baru identik dengan mobilitas tinggi masyarakat. Di tengah padatnya arus perjalanan tersebut, kereta api kembali membuktikan diri sebagai moda transportasi publik yang andal, nyaman, dan tepat waktu. Hal ini tercermin dari capaian PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI Divre II Sumbar mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 123.408 orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 3,8 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang berada di angka 118.898 penumpang.
Lonjakan tersebut bukan terjadi tanpa sebab. Penambahan frekuensi perjalanan, peningkatan kapasitas tempat duduk, serta konsistensi pelayanan menjadi faktor utama meningkatnya minat masyarakat menggunakan jasa kereta api, khususnya untuk perjalanan wisata, mudik lokal, hingga mobilitas keluarga selama libur panjang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebut pertumbuhan ini sebagai sinyal kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan perkeretaapian di Sumatera Barat.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan kereta api. Kereta api kini dipandang sebagai solusi transportasi publik yang efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Reza.
Ia menambahkan, perubahan pola pikir masyarakat menjadi modal penting bagi pengembangan transportasi massal yang berkelanjutan. Kereta api dinilai mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang bebas dari kemacetan, memiliki jadwal pasti, serta menawarkan kenyamanan yang semakin baik dari waktu ke waktu.
Dari sisi data operasional, Stasiun Padang menjadi titik keberangkatan dengan volume penumpang tertinggi selama masa Nataru, yakni mencapai 31.746 penumpang. Angka ini mencerminkan peran Padang sebagai simpul utama mobilitas masyarakat di Sumatera Barat.
Disusul Stasiun Pariaman dengan 23.845 penumpang, Stasiun Air Tawar 11.691 penumpang, Stasiun Naras 7.525 penumpang, serta Stasiun Lubuk Alung sebanyak 7.066 penumpang. Jalur Padang–Pariaman tetap menjadi primadona, terutama bagi masyarakat yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata.
Sementara itu, untuk stasiun kedatangan, Stasiun Padang kembali mencatat angka tertinggi dengan 33.852 penumpang. Kemudian diikuti Stasiun Pariaman 24.526 penumpang, Stasiun Air Tawar 10.156 penumpang, Stasiun Naras 8.074 penumpang, dan Stasiun BIM 6.768 penumpang.
Tak hanya dari sisi jumlah penumpang, kinerja KAI Divre II Sumbar juga tercermin dari capaian On Time Performance (OTP) yang sangat tinggi. Selama masa Nataru 2025, ketepatan waktu kedatangan kereta penumpang mencapai 99,60 persen, sedangkan ketepatan waktu keberangkatan berada di angka 99,80 persen.
Capaian ini menjadi bukti kuat bahwa kereta api tetap unggul sebagai moda transportasi yang konsisten terhadap jadwal, terutama di tengah tantangan cuaca dan peningkatan volume perjalanan saat libur panjang.
Menurut Reza, performa tersebut tidak terlepas dari peningkatan mutu operasional secara menyeluruh, mulai dari kesiapan SDM, optimalisasi pengaturan perjalanan, hingga perawatan sarana dan prasarana yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Ketepatan waktu adalah salah satu keunggulan utama kereta api karena terbebas dari hambatan lalu lintas. Ini menjadi nilai tambah yang dirasakan langsung oleh pelanggan,” jelasnya.
Dalam rangka memberikan kemudahan akses, KAI Divre II Sumbar juga terus mendorong masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, yang sudah dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan. Langkah ini dinilai efektif dalam membantu calon penumpang merencanakan perjalanan lebih matang.
Selain layanan digital, KAI tetap menyediakan loket go-show di stasiun yang dibuka tiga jam sebelum keberangkatan kereta, selama tiket masih tersedia. Kebijakan ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang melakukan perjalanan secara mendadak.
Ke depan, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh lini, baik di stasiun maupun di atas kereta. Fokus utama tetap pada keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan.
“Kami ingin kereta api tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat,” tutup Reza Shahab.
TIM RMO
Belum ada Komentar untuk "Nataru 2025, KAI Divre II Sumbar Layani 123.408 Penumpang, Kepercayaan Publik Terus Tumbuh"
Posting Komentar